Text
ADAB DI ATAS ILMU 5 : PEDOMAN ETIKA GURU DAN MURID DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR YANG PENUH BERKAH
Mengapa adab lebih penting kedudukannya daripada tumpukan ilmu? Sebab, ilmu akan berbahaya jika tidak dihiasi dengan akhlak. Berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain pula. Tengoklah “majelis-majelis ilmu” yang disiarkan tanpa mengedepankan nilai-nilai adab. Isinya tidak jauh dari provokasi, saling menghina sesama muslim, caci maki, dan sejenisnya. Ilmu tanpa hiasan akhlak akan menjadi penggerak keburukan-keburukan bagi pemiliknya dan bagi orang lain.
Saking pentingnya akhlak atau adab, sampai-sampai para ulama terdahulu mempelajarinya selama bertahun-tahun. Kitab-kitab yang mengulas akhlak karimah ditulis berjilid-jilid. Para santri harus terlebih dahulu bertahun-tahun menempa diri di hadapan seorang kiai. Cermin alangkah pentingnya akhlak di atas segala-galanya.
Nah, buku ini mengurai secara sangat terperinci tentang akhlak-akhlak bagi para guru dan penuntut ilmu. Akhlak murid kepada guru, dan akhlak guru kepada para muridnya sekaligus. Interaksi guru dan murid yang dihiasi akhlak karimah akan mendatangkan keberkahan-keberkahan tidak hanya bagi murid, tetapi juga bagi guru yang bersangkutan. Keberkahan ini berupa manisnya ilmu dan agungnya kemuliaan di hadapan Allah Ta’ala.
| B25368 | 297.7 IBN a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain